Cari di Google


Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label doa. Tampilkan semua postingan

Merasa Jengkel?

Pasti pernah. Saya juga. Apalagi kalau orangnya ada didepan mata setiap hari. Bisa rusak mood. Bisa dendam sama orang tersebut.
Tapi Al-Qur'an gak pernah ajarin dendam.
Terus gimana ya caranya? Doa aja. Doa kan senjata orang beriman. Kalau ngerasa beriman ya pake doa, bukan dendam. 
Doa Menghilangkan Rasa Marah :
A’uzubillahi minasy syaitanir rajimi. Allahummagfirli zanbi wazhab gaiza qalbi wa ajirni minasy syaitanir rajimi.
Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk. Ya Allah, ampunilah dosaku dan hilangkanlah kepanasan hatiku dan lepaskanlah aku dari gangguan syetan yang terkutuk.”
Gak mempan? Hihi.. sabar.. ada lagi nih buat ademin hati.
Doa Menjauhkan Permusuhan :
Allahumma la tusymit bi ‘adwwi wa la tasu’ubi sadiqi wa la taj’al musibati fi dini wa la taj’alid dunya akbara hami wa la tusallit ‘alayya man la yarhamuni ya hayyu ya qayyumu.
Artinya: “Ya Allah, janganlah jadikan musuhku gembira karena kesusahanku, dan janganlah jadikan temanku membuat kejahatan terhadapku dan janganlah jadikan kemalanganku dalam urusan agamaku dan janganlah jadikan kepentingan dunia menjadi pusat perhatianku dan janganlah jadikan orang yang tidak berbelas kasihan ber maha raja lela atasku, wahai Tuhan yang hidup yang berdiri sendiri.”
Coba deh, diulang2 jangan cuman sekali. Sayang.😉😉

Doa adalah senjata bagi orang beriman

Akhir2 ini saya ingin membuktikan pada diri saya sendiri sebuah hadits berikut.

Rasulullah SAW bersabda yang diriwayatkan Al Hakim dari Ali bin Abi Thalib "Doa adalah senjata bagi orang beriman, tiangnya agama, dan cahaya bagi langit dan bumi"

setelah selesai doa, saya selipkan solawat Nabi dan Al-Fatihah.

hal ini baru berjalan sekitar 1 bulan, mungkin.
saya ingin melihat hasilnya 6 bulan ke depan.

saya ingin memberi tahukan kepada Anda semua, bahwa malaikat itu nyata ada.
kuncinya, berdoa.

lagi kepengen


saya habis sakit tipes.
alhamdulillah.
ngerasain rasanya orang yang kena tipes.

kemarin dulu, waktu saya di rumah sakit, sendirian, saya ngebatin, aduh, pengen banget makan nasi goreng.

padahal masih tipes.

lalu saya berdoa. dibawa dalam doa setelah solat fardu, dan tahajud.

alhamdulillah loh....

cuman dapet bau nya doang. hehehehe...
karena yang beli nasi goreng adalah orang yang dirawat disebelah saya.
saya menelan ludah.
baunya juga lumayan enak, yah... daripada enggak ada.

hahahaha,

kalau ingat itu, jadi ketawa.

tiap doa pasti terkabul

pasti.
coba aja cara saya.
saya sering minta makanan gratis ke Allah, setelah selesai solat.
terus sabar aja nunggu.

datang deh makanannya.
caranya? ya, cara yang sama sekali enggak pernah kepikiran.

misal:
malam kmaren dulu saya pengen banget nasi goreng. karena ga ada lauk
saya yakin pasti dikabulkan Allah.
pasti Allah kasih tu nasi goreng.
ditambah saya doa nya, saya minta nasi gorengnya yang enak seperti rasa nasi goreng surgaNya, halal, gratis, berkah. nasi goreng yang membuat saya bersyukur.

nasi gorengnya ga datang tuh malam itu.

heheheheeeee

esoknya, saya bangun jam 8, mo cuci baju. mata masih merem2.
trus? ya cuci baju deh.
lagi nyuci baju, sekilas liat nyokap masak sesuatu.
selesai cuci baju, solat dhuha. tetep minta nasi goreng.

liat anak, baru pulang dari main.hebat pagi2 udah main.
lapar dia. saya juga lapar. kita ke dapur. saya niatnya mo buat telor ceplok.
eh ada wajan gede yang ditutup sama tutup panci, pas dibuka tutupnya.... JENG JENGGGG!!!
NASI GORENG!

makan lah saya dan anak saya. enak rasanya.
pas nasi goreng mo habis, baru deh inget kalau semalam minta nasi goreng surga dari Allah yang gratis. oh mungkin maksud Allah, surga nya Allah ya buatan ibunda. yang rasanya, enak, halal dan berkah. gratis pulak!

enak kan?
hehehe.. enak.
semua yang kita minta ke Allah, pasti dikabulkan. asal yakin.
yakin itu percaya sama Allah saja.
trus? sabar. sabar aja.
nanti dikasih dengan cara yang sama sekali kita gak duga.

tapi pernah juga saya minta makanan dari Allah, lama Allah jawabnya. ketika dapat baru tahu lah saya, ketidak berkahannya. saya jadi tidak tepat waktu solat.

jadi kalau doa kita tidak dijawab, bisa jadi lebih banyak mudharatnya yang didapat ketika doa itu terwujud dari pada manfaatnya.

oh ya! saya juga pernah minta sesuatu yang malah bukan dikabulkan, tapi malah diganti dengan penyakit oleh Allah.

nah lo..
saya berdoa waktu itu, ingin minta diperlihatkan pintu2 langitNya secara langsung.
gak dikabul.
malah sekeluarga kena penyakit demam tinggi semua.
ibunda bilang kalau kami terkena wabah cikunguya ringan.
saya awalnya mikir mungkin kami terkena wabah flu berat.
tapi setelah didalami, ternyata mungkin ini jawaban dari Allah atas doa saya.
seolah Allah bilang ke saya:
"Udah deh.. Benerin dulu syukurnya, baru minta yang begitu."

yang pernah lihat pintu langit kan Rasulullah SAW. beliau kan sudah murni itu tauhidnya, jadi ga sakit liat pintu langit.
ini baru mau diliatin udah demam tinggi. berarti belum murni tauhid saya.
jadinya malah sakit.
selama sakit itu, saya rajin baca Ar-Rahman dan Yasin.
haduh saya gak berani lagi minta diperlihatkan pintu langit.

lalu bagaimana dengan doa2 Anda?

doa mi ayam

saya bilang ini pengalaman lucu

lucu, soalnya tiap inget ini saya ketawa2 nyengir

seminggu kemaren saya pengen banget makan mi ayam dan minum jus alpukat. saya doa deh. klo doa kan ga perlu rule, yang penting doa dulu ke Allah. doa sekitar 3-4 hari gitu.
doanya?
"Ya Allah, hamba pengen mi ayam gratis. 3 porsi ya, buat mama sama icad juga."

sudah semingguan.
sempet beli juga mie ayam saking pengennya. tapi bayar.

seminggu kemudian doa saya dijawab. adik datang, nanya, mau apa, saya bilang mie ayam 3 porsi.
langsung dibeliin.
dimakan deh.
pas makan, saya engga ingat kalau pernah doa minta mie ayam.
pas esoknya pas ashar selese baca Qur'an, saya baru ingat, pernah doa minta mie ayam gratis 3 porsi. hehehe. langsung cengar cengir sendiri.
doa saya dikabulkan! janji Allah benar!

lalu yang jus alpukat?
sehabis solat, entah kenapa saya ngobrol ngalor ngidul sama teman.
minta ini itu. akhirnya nyeletuk minta jus, alpukat.
eh dia kasih duitnya!
"beli nih, dua sekalian."
wah!
saya hepi berat!
yang 1 jus nya saya minum, satunya kasih ke teman saya yang lain. masih ada kembaliannya!, saya sedekahin.

saya makin yakin kalau doa kita pasti dikabulin, asal sabar dan terus solat. solat terus biar sabar juga.

sekarang saya lagi pengen makan spaghetti di pancious atau ramen sanpachi 38 gratis.
saya pengen tahu apa yang Allah siapkan selanjutnya untuk saya.

"...wahuwa 'alaa kulli syay-in qadiir."
dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,
(Al-Mulk ayat 1)

quote saya

sebuah lagu yang benar-benar tulus pasti bisa menyentuh hati
begitu juga dengan doa
bisa menyentuh hati diri sendiri dan orang lain

bonus yang belum turun

doa saja deh
husnudzon aja sama Allah.
walau bonus masih menggantung di langitNya, terus kami nanya deh, kok enggak turun2 juga Ya Rahman??
tauhid aja tauhid
kalau percaya Allah saja, pasti akan diberi  atau akan diberi yang lebih baik.

doa saja deh.
ga boleh prasangka jelek.

"Ya Allah, Yang Maha Segala-galanya,
Berilah yang kami inginkan, yaitu bonus.
kami ini banyak dosa, maka ampunilah kami Ya Allah.
Banyak lah dosa kami ini yang membuat kami lalai.
Duh Ya Rahman,
Turunkanlah keputusanMu yang mulia itu dari langitMu,
masukkanlah ke rekening kami apa yang kami harapkan. 
Ya Aziz Ya Ghofuur,
berilah kami bonusMu, sekarang juga.
turunkanlah rezekiMu untuk kami sekarang ini juga.
wahai Yang Maha Segala-galanya.
Kabulkanlah. Kabulkanlah.
Sesungguhnya Engkau Maha Tahu atas apa yang telah dilakukan orang-orang yang dzalim terhadap sesama. maka ampunilah dosa kami."

saya lagi kejar nih dengan puji2an yang Maher Zain ajarkan.
kayaknya dia pantas juga disebut ustadz

Subhana Allah (x4)

Subhanaka rabbee subhanak
Subhanaka ma a'dhama shaanak
Nad'uka wanarju ghufraanak
Nad'uka wanarju ghufraanaka Rabbee
(Glory be to You my Lord, glory be to YouGlory be to You, How great is Your state of glory!We supplicate to You and hope for Your forgivenessWe supplicate to You and hope for Your forgiveness my Lord)

Jalla Allah, fi kulli kawni Allah almahu noora Allah

Wa dhikru Rabbee fi daqqaati qalbi yahtifu bismi Allah
Khalqu Allah, sun'u Allah maa abhaahWal akwaan tusabbihu bismi Allah
Jalla Allah fi 'ulaah, ya Rabbaah, ya Rahman, Allah
(Allah is exalted, and all the universe of Allah, I see Allah's lightAnd the remembrance of my Lord, within my heart beats shouts out the name of AllahHow beautiful is Allah's creation, and all the worlds repeat the name of AllahExalted is Allah in His Majesty, O my Lord, O most Merciful, O Allah!)

Subhana Allah (x4)




quantum doa

saya baru tahu kalau yang namanya quantum doa itu maksudnya, setelah kita doa, langsung terkabul tidak lama kemudian. gak usah nunggu berhari2 atau berjam2, detik dan menit itu juga, doa kita sudah mau dikabulkan Allah.

kata kakek saya alm. (semoga dosa2nya diampuni Allah, aamiin) dulu, kalo doa itu dikabulkannya bukan seperti makan cabe, terus kita langsung kepedesan. harus ditunggu dulu, sabar dulu, baru deh dikabulkan.

kakek saya itu mungkin tidak tahu istilah quantum doa. memang orang dulu enggak ngerti tuh kata2 quantum. yang dia tahu ya.. yang seperti kalimat yang dia bilang di atas.

doa kita pasti Allah kabulkan, sesuai janjiNya. sayangnya yang menjadi penghalang terkabulnya doa itu, adalah dosa yang kita perbuat. itulah penghalang besar. sedangkan Allah itu Maha Baik. sebelum doa, patutlah kita beristighfar. ingatlah dosa2 kita. minta ampun. mudah2an tobat kita diterima, doa kita dikabulkan.

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)Ku, dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran”.
[Al-Baqarah : 186]
Tapi kita juga harus lihat persyaratanNya:
• beriman padaNya
• penuhi segala perintahNya

sayangnya, kadang doa aja males, apalagi beriman padaNya.
ada adzan. ah entar dulu, tanggung nih, kerjaan.
ada peminta2, jangan ngasih deh, nanti tu orang jadi makin males kerja.
ada ibu lagi sakit, belinya obat warung aja, ntar juga sembuh.
ada masjid, malas masuk ah, ntar aja pas jumatan.

saya juga begitu kadang2.


lalu apa hubungannya dengan quantum doa?
kemarin dulu, karena tidak ada lauk dirumah, ketika adzan ashar berkumandang, saya langsung sholat, qobliyah dulu, baru sholat ashar. dalam doa, saya meminta agar Allah memberi saya makanan enak untuk dimakan keluarga saya. yang bukan daging kambing, karena kepala saya puyeng makan kambing. dan yang bisa dimakan ibu saya, dan anak saya.
saya hanya minta lauk.

belum habis doanya saya panjatkan, tiba2 ada kiriman makanan beserta kue, dari tetangga entah siapa saya tidak tahu. ibu saya yang terima. isinya urap, daging ayam goreng, nasi, pastel dan kue gulung.
subhanallah.
benar lah janji Allah.
permintaan saya sederhana, dibalas langsung.
dalam hati saya bilang alhamdulillah.
ibu saya makan itu urap dengan lahap. saya cuman icip dikit, maklum, mental indonesia, nasinya segambreng, lauknya dikit aja udah membuat saya kenyang. anak saya? dia makan kue pastelnya, gak mau daging ayamnya, ya sudah daging ayamnya saya simpan untuk makan nanti malam.

wah inilah namanya quantum doa. dan Allah benar2 memenuhi keinginan saya. saya senang sekali.
asal yakin dan minta ampun yang benar, tobat yang benar. mudah2an Allah kabulkan dengan segera, tidak usah menunggu berlama2.

cita-cita

Saya punya cita-cita. sederhana sih. tapi rasanya susah ya..

Cita2nya adalah, saya ingin:

  1. menghidupkan solat berjamaah, dirumah dan di kantor, TEPAT WAKTU. jadi pas adzan, saya sekeluarga dan teman2 kantor saya sudah siap2 mau solat, berjamaah.
  2. menghidupkan Dhuha, untuk keluarga dan di kantor.
sepertinya gampang ya? oh belum tentu. 

sekarang saya mau mengutarakan rintangan2nya.
untuk yang cita2 saya yang pertama (menghidupkan solat berjamaah):
1. tidak semua orang mau solat berjamaah. kadang ada yang maunya sendiri2 solatnya. padahal kalau sendiri kan rugi. saya aja seringnya solat sendiri, merasa rugi. pahal cuman 1 derajat, dikit banget, dosa berlipet2. kalau solat berjamaah kan bisa 27 derajat, manatahu ditambahin sama Allah, dikasih bonus. 

saya suka ajak temen2 saya untuk solat berjamaah, tapi mereka rata2 ngomongnya, ntar dulu deh. atau lagi nanggung. atau wait, tunggu sebentar. jadilah saya kecewa, saya akhirnya solat sendiri. daripada ga ada yang mau dan mereka semua menunda2 berjamaah. pikir saya, yang penting saya udah ngajak.

Lain hal kalau di rumah. sulit banget nih minta sama mama dan adik saya buat solat berjamaah, padahal tu rumah luas. ruang tengahnya bisa dipake buat solat bertiga. tapi sulit memang kasih tahu mereka. kadang ngomongnya, ngapain sih, biasanya juga sendiri. okelah sendiri2, cuman dapet 1 derajat, dosa nya ga ada. lah ini kan dosa kita banyak, masak dibayarnya cuman sama 1 derajat?

ngejelimet juga. tapi saya tetap berusaha. kan cita2 ini harus diwujudkan. dimulai dari rumah.

2. masalah waktu solat. waktu adzan kan ada kalimat ini nih: Hayya 'alas sholaah... Hayya 'alal falah..
marilah kita solat. marilah kita menuju kemenangan. 
kalau saya pikir arti kemenangan disini adalah artinya, memenangi perang melawan nafsu duniawi kita, entah itu pekerjaan, tontonan, makanan, dll. Kalau kita mau menang, ya kita solat. orang yang mau berjihad, ya harus solat tepat waktu, biar dia bisa menang. menang melawan nafsunya sendiri. untuk urusan waktu solat ini, kadang ada yang menundanya sejam dua jam. dulu saya juga begitu, tapi akhir2 ini saya tidak berani lagi. takut. makin menunda, makin takut. lah, kita aja menunda untuk mendatangi Allah, nanti Allah akan menunda mendatangi kita. Ngeri kan?

"Demi masa,[1]. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,[2]. kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.”[3] " (Qs Al-Ashr 1-3)

Saya suka sedih kalau membaca surah ini. Sedih, karena dulu saya sering enggak solat, enggak mau solat berjamaah, tidak mengajak keluarga solat berjamaah, tidak kebagian solat berjamaah di kantor, tidak solat gara2 mens.. Banyak banget deh sedih saya. Apalagi kalau ingat dosa2 saya. Kalau sudah baca ayat ini, dari awal saja, Demi Masa.. langsung tepok jidat. malu sama Allah. Malu beuuudddd...


masalah waktu solat ini mengajarkan kepada kita langsung, untuk disiplin.
disiplin ini makanannya orang sukses, di dunia dan akhirat. Saya yakin banget sama hal ini. Saya termasuk orang yang males. Jadi pas saya tahu keutamaan orang yang solat tepat waktu, langsung saya print jadwal solat dan langsung saya laksanakan, sesuai dengan jadwal. Harapan saya, ketika kita mendatangi Allah tepat waktu, Allah pun akan mendatangi kita tepat waktu. enggak ditunda, atau enggak dilupakan.

ngeri kalau Allah melupakan kita.

"Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik." (Al Hasyr(59):19)

Jangan sampai deh kita disamain Allah dengan orang2 yang fasik. orang2 yang masuknya ke neraka jahannam.

untuk yang cita2 saya yang kedua (menghidupkan Dhuha):

Nah, yg ini agak sulit juga. waktu pertama dulu, saya ajak ibunda buat solat Dhuha, dia sempat tidak mengerjakan, namun karena hidayah dari Allah, jadilah dikerjakan. setiap hari 2 rakaat. ketika tahu fahilah solat dhuha akhir2 ini, saya langsung bilang lagi: "Mah, kalo mau dicukupin rezekinya selama 1 hari-an penuh sama Allah, mama solat dhuhanya 6 rakaat."

entah ibu saya lakukan atau tidak (6 rakaat), yang pasti saya kasih tahu terus, biar sama2 solat dhuha 6 rakaat.

itu baru ibu saya, belum adik saya. adik saya ini tipe saklek. subuh aja kudu diobrak-abrik sama ibu saya. kalo bangun, hobinya lewat dari jam 8 pagi. tapi saya enggak mau nyerha, saya bilang, agar Allah memudahkan urusan, solat dhuha dulu. mulai dari 2 rakaat, naik jadi 4 rakaat, naik lagi. suka saya tanya, udah dhuha belom? dhuha dulu, biar urusannya dibantu sama Allah.

kalo untuk teman2 kantor, saya juga sering bilang. Kalo mau gaji naik, dhuha dulu. kalo mau cari jodoh, dhuha dulu. kalo mau makan gratis ya.. dhuha lagi. karena kan urusan itu, Allah - ikhtiar - Allah lagi - Allah terus.

Sedikit2 yang sulit ini saya pupuk. namanya cita2 ya saya pengen banget wujudkan. saya kan makhluk penuh dosa. saya aja sampe ngeri liat kebelakang, dosa2 saya itu numpuk kayak apaan tau... 


semoga cita2 saya ini dimudahkan sama Allah. aamiin.

jangan kabur duluuu....!!!

Sejak dulu saya suka bingung sama orang yang selesai solat, doanya cuman sebentar trus langsung buru2 pergi.

Saya sempat bertanya2 dalam hati, dia doanya apa ya? cepet banget. kalo zikir, bacaannya apa ya? kok kilat? Mau nanya, engga enak.. Kalo engga nanya, pengen tahu. Beberapa orang yang doa nya cepet dan zikirnya kilat setelah solat itu adalah orang2 yang saya lihat, rejekinya gampang, duitnya banyak, temannya banyak, disayang bos, wah.. pokoknya hidupnya keliatan enak di mata saya.


Saya sempat mikir, oh mungkin dengan doanya yang sedikit itu, doanya langsung didengar Allah, langsung dikabulkan. Berbeda dengan doa saya yang banyak dan saya merasa masih sempit nih hidup. hahaha..


Lalu timbullah iri. sebel. kok doa orang2 yang kilat begini kok keliatannya dikabulkan Allah? Kok Allah pilih kasih?

--


Itu pikiran saya dulu. Sebelum saya menyelami dosa2 saya. Yang ternyata justru dosa2 saya lah yang menghalangi rahmat dan karunia Allah. Mungkin saja orang2 yang doanya kilat itu dosa2nya lebih sedikit, atau bisa jadi Allah sedang memberi ujian nikmat, atau bahkan itu bisa jadi adalah azab, karena Allah tidak ingin orang2 itu berdoa lebih lama padaNya.


Itu rahasia dan teka teki Allah yang hanya Dia yang tahu. Lalu saya berpikir begini, waktu mustajab doa kan, katanya, adalah sehabis solat. apalagi sehabis solat fardhu. wah menurut saya itu kita lagi ditongkrongin malaikat, buat dicatat doa2 kita.


kok mintanya sedikit ya? saya aja yang minta banyak, masih kurang, kadang masih ada yang lupa.


Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina." (Qs. Al Mu'min ayat ke 60)


berdoalah kan kata Allah ya? Nanti bakalan Dia kabulin. Kalo doanya sedikit, kilat, ya.. itu aja yang dikabulin. Kalau lama, terus detil, wah lebih banyak lagi yang dikabulin. 


Menurut saya, sayang, kalau habis solat, kita buru2 pengen keluar dari sajadah. buru2 kabur dari musola atau mesjid. Kenapa? Allah aja nyuruh supaya kita berdoa sama Dia, dan jangan sombong, kataNya. Jangan merasa sok ga butuh. Doanya yang banyak, biar Allah kasih yang banyak. Jangan sombong, jangan kilat, jangan dikit. Ih rugi.


Apalagi kalau perempuan, bisa mens, solatnya tiap bulan semingguan bolong. hilang deh waktu mustajabnya. kayak saya ini. 


Tapi kan memang karena sudah kodratnya perempuan mens terus melahirkan, nifas. solat banyak bolong, puasa juga.. ya.. terima. karena kodrat dari Allah. Tapi sempet sebel juga. Laki2 kan gak mens, bisa solatnya full, puasa full, bisa ibadah full; ada aja yang buru2 berdiri dari sajadah terus keluar musola atau mesjid. doanya kilat. minta sama Allahnya kilat. 

Duh sayaaaaaaaanggg banget...

kita kan kesempatan di dunia ini sedikit, ditambah dengan doa yang kilat2, dapetnya sedikit dong. rugi lah!

coba yuk doanya agak dilamain, dibanyakin mintanya. Biar Allah seneng, Allah ridho. kalau Dia udah seneng, hati tenang. semua yang diminta, dikabulin. kan seneng banget deh jadinya.

jangan sampai sajadah bilang begini:"Hei!! Jangan kabur duluuuu!!"
---

ini ada urut2an bacaan habis solat, ala ustadz Yusuf Mansur. Mudah2an bisa membantu 'memperpanjang' doa kita habis solat.


Urutan bacaan sehabis solat:
a. istighfar 3x. kita memohon ampun dari perbuatan wudhu dan solat kita yang tidak sempurna.
b. allazi laa ilaa haillahuwal hayyul qayyuum wa athubuu ilaiik 1x
c. Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syarikalah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa alaa kulli syay’in qadir. 10x
d. laa hawla wa laa quwwata illa billaahil 'aliyyil adziim. (1x)allaahumma ajirnaa minannaar (7x)
e. Allahumma antassalaam waminkassalaam wa ilaika ya’udussalaam fahayyina rabbanaa bissalaam, wa adkhilna jannata daarassalaam, tabarakta rabbana wa ta aalaita yaa dzaljalaali wal ikraam. (Ya Allah Engkaulah Assalam, dan dari Engkaulah segala Keselamatan, Maha Mulia Engkau Wahai Yang Memiliki Keperkasaan dan Kemuliaan)
f. Allahumma laa maa ni’a lima a’thaita, Wa laa mu’thiya lima mana’ta, wa laa raadha lima qadlaita, walaa yanfa’u dzaljaddi minkal jadd. 1x (Wahai Allah tidak ada yang bisa menghalangi atas apa yang kamu berikan dan tidak ada yang bisa memberikan atas apa yang kamu halangi. Dan tidaklah bermanfaat para pemilik kekayaan dan kekayaan itu tidaklah dapat menyelamatkannya dari-Mu dan sesungguhnya dari-Mulah segala kebaikan.)
g. “Allahumma a’inna ‘alaa dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibaadatik.. 1x ” (Ya Allah, tolonglah kami dalam mengingatMu dan bersyukur kepadaMu dan beribadah kepadaMu dengan sebaik-baiknya).
h. Subhanallah, alhamdulillah, Allaahu Akbar 33x