Cari di Google


Tampilkan postingan dengan label Doa adalah senjata bagi orang beriman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Doa adalah senjata bagi orang beriman. Tampilkan semua postingan

Merasa Jengkel?

Pasti pernah. Saya juga. Apalagi kalau orangnya ada didepan mata setiap hari. Bisa rusak mood. Bisa dendam sama orang tersebut.
Tapi Al-Qur'an gak pernah ajarin dendam.
Terus gimana ya caranya? Doa aja. Doa kan senjata orang beriman. Kalau ngerasa beriman ya pake doa, bukan dendam. 
Doa Menghilangkan Rasa Marah :
A’uzubillahi minasy syaitanir rajimi. Allahummagfirli zanbi wazhab gaiza qalbi wa ajirni minasy syaitanir rajimi.
Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk. Ya Allah, ampunilah dosaku dan hilangkanlah kepanasan hatiku dan lepaskanlah aku dari gangguan syetan yang terkutuk.”
Gak mempan? Hihi.. sabar.. ada lagi nih buat ademin hati.
Doa Menjauhkan Permusuhan :
Allahumma la tusymit bi ‘adwwi wa la tasu’ubi sadiqi wa la taj’al musibati fi dini wa la taj’alid dunya akbara hami wa la tusallit ‘alayya man la yarhamuni ya hayyu ya qayyumu.
Artinya: “Ya Allah, janganlah jadikan musuhku gembira karena kesusahanku, dan janganlah jadikan temanku membuat kejahatan terhadapku dan janganlah jadikan kemalanganku dalam urusan agamaku dan janganlah jadikan kepentingan dunia menjadi pusat perhatianku dan janganlah jadikan orang yang tidak berbelas kasihan ber maha raja lela atasku, wahai Tuhan yang hidup yang berdiri sendiri.”
Coba deh, diulang2 jangan cuman sekali. Sayang.😉😉

Doa adalah senjata bagi orang beriman

Akhir2 ini saya ingin membuktikan pada diri saya sendiri sebuah hadits berikut.

Rasulullah SAW bersabda yang diriwayatkan Al Hakim dari Ali bin Abi Thalib "Doa adalah senjata bagi orang beriman, tiangnya agama, dan cahaya bagi langit dan bumi"

setelah selesai doa, saya selipkan solawat Nabi dan Al-Fatihah.

hal ini baru berjalan sekitar 1 bulan, mungkin.
saya ingin melihat hasilnya 6 bulan ke depan.

saya ingin memberi tahukan kepada Anda semua, bahwa malaikat itu nyata ada.
kuncinya, berdoa.